Laporkan Penyalahgunaan

Telur Dadar Kelapa Bumbu Rempah


Sore tadi nggak masak lauk..karena sudah buat Makaroni skotel untuk Yodha dan papinya. Tapi dasar akunya itu bosan ya..jika makan makanan yang sama dengan menu siang harinya. Jadinya kok ya tetap tengok-tengok kulkas ada apa gitu yang bisa di olah jadi lauk. 

Akhirnya nemu kelapa  muda parut, sisa buat bothok kemaren. Tapi tinggal sedikit, kira-kira seperempat butir. Akhirnya aku keingat menu jaman kecil, waktu sering di buatin ibuku. Telur dadar kelapa..hemm..enak dech..lama nggak makan. Akhirnya aku buat tadi..wah..memang enak sekali..rindu rasa menu masa kecil seperti ini.

Untuk membuat dadar kelapa ini, kelapa yang di pakai musti kelapa yang masih agak muda ya teman-teman..yang biasa buat bothok..jadi rasanya itu..lembut banget dan gurih. Kalau kelapa tua kurang enak..karena nanti agak kasap ( kasar ) rasanya.

Untuk membuat dadar ini, agar lebih set dan renyah luarnya, di tambah sedikit tepung beras. Kalau dulu, kami keluarga besar, suka di buat dadar ukuran kecil-kecil sama ibuku..jadi hasilnya malah lebih garing dan enak...kreyes-kreyes gitu dadarnya...garing di luar..lembut dalamnya. Tapi tadi aku lagi malas, langsung aku buat dadar satu aja, tuang semua ke wajan wok yang cekung. Nah jika mau langsung tuang tipsnya, jika sudah mengembang dadarnya, kecilkan api ya..agar matang sempurna hingga ke bagian dalamnya. 

Oke..selamat mencoba..ini dia resep mudahnya :

Dadar Kelapa Muda Bumbu Rempah

Bahan :
2 butir telur, kocok lepas
1/4 butir kelapa agak mudah yang biasa buat bothok..parut panjang
5 buah cabe rawit merah, iris halus atau haluskan kasar
1 lembar daun jeruk, iris halus
1/8 sendok teh ketumbar bubuk
1 siung bawang putih, haluskan 
1/2 cm kunyit, haluskan
1/4 sendok teh kaldu ayam
Sedikit garam
1/8 sendok teh gula pasir

Cara Membuat :
Aduk rata semua bahan
Koreksi rasa, ambil sedikit adonan..goreng..cicipi..udah pas belum gurihnya sesuai selera
Jika sudah oke, goreng dadar di minyak yang sudah di panaskan hingga matang
Potong-potong
Sajikan hangat




Sumber http://www.diahdidi.com

Related Posts