Laporkan Penyalahgunaan

Martabak Ala Pasar Tukangan Magelang


Menu selingan ringan dulu ya teman-teman. Kemaren waktu mudik ke Yogya..aku mampir ke pasar Tukangan Magelang. Dulu pernah dapat info dari teman, katanya di sana unik banyak aneka jajanan enak dan tradisional. Dan satu yang aku tuju untuk aku borong..yaitu buntil..katanya di sana yang jual buanyak buntil mak nyuss ala Magelang favoritku..yang dari daun lumbu tentunya. Jadi maksud hati mau borong buntil untuk oleh-oleh keluarga di Yogya. Sayangnya sampai sana..kok yang jual buntil ternyata hanya sedikit stocknya..huhu..itupun hanya ada di tukang jajanan kue aja..cuma dapat 4 bungkus. tapi lumayan lah..tombo gelo udah jauh-jauh sampai sana. Akhirnya..karena buntil cuma dapat 4, dan pasarnya nggak sebesar bayanganku..aku cuma sebentar aja di sana..karena ternyata jajanannya cuma sedikit yang unik-unik..lebih banyak yang jual jajanan ala masa kini..hihi..dan ayam-ayam mentah yang banyak. Tapi kemaren sempat beli buntil, pothil, terus kue kelapa tradisional..enak banget. Mungkin jajanan lain..juga enak sich dari penampakannya bersih-bersih dan di bungkus rapi..tapi aku nggak beli..soalnya jajanan biasa yang sudah sering aku lihat di pasar.

Pasar Tukangan itu jenis pasar seperti Gang Baru di Semarang tapi lebih pendek pasarnya...dan yang di jual lebih variatif di Gang baru Semarang. Tapi aku tetep suka sich jalan ke pasar-pasar seperti ini..soalnya pasti ada satu dua jajanan yang unik dan langka. Cuma sayangnya buntil idaman nggak dapat banyak..cuma 4 bungkus. Setelah aku coba..rasanya lumayan yummy..tapi aku lebih suka buntil yang biasa di jual di toko oleh-oleh di Magelang langgananku..yang isinya ikan tongkol. Ini enak banget dan unik, karena isinya ikan tongkol.

Ketemu *Blendung di pasar Tukangan..hayo..siapa yang jaman kecil suka makan blendung..hihi..* Tunjuk tangan sendiri..hihi..enak lho blendung itu..jagung tua yang sudah di jemur kering, yang di masak sedemikian rupa hingga jadi jagung rebus yang empuk..di makan sama garam dan kelapa parut aja..enak..:D 


 Gagal borong buntil, akhirnya borong Pothil aja..:D


Kemaren di pasar tukangan aku nemu penjual tempe bungkil juga..wah..langsung aku beli..karena ingat ada teman yang kirim resep give away pakai tempe bungkil. Sampai di rumah di Yogya, langsung aku masukkan freezer..eh pas pulang ke Semarang lupa..ketinggalan..huhu. Gagal dech makan tempe bungkil..!


Ada juga yang jual buntil, tapi versi basah dan pedas, sedang buntil daun lumbu yang aku cari itu yang bungkus daun, kesat dan nggak berkuah, jadi lebih awet, serta nggak berkuah pedas. Kalau buntil kuah pedas seperti ini..di Semarang juga banyak yang jual..:D


Jajanan di pasar Tukangan yang penampakannya bersih dan di bungkus rapi..tapi kemaren udah kenyang banget sarapan, jadi nggak coba banyak.




Waktu aku beli buntil di tukang jajanan..eh kok ibuknya baik banget yang jual..aku di bonusin martabak..yang bentuknya unik. Nggak di lipat kotak atau persegi, tapi di lipat bentuk segitiga. Kata ibuknya yang jual..nich cobain..martabak Hongkong..katanya..hihi. Akhirnya di mobil aku coba..wah enak ternyata. Isinya sich nggak banyak, karena di letakkan di tengah, terus di lipat seperti bentuk segitiga tau seperti kita melipat crepes, jadi ada bagian sisi luar yang masih kriuk garing, walau udah dingin martabaknya. Akhirnya aku penasaran mencoba membuat sendiri di rumah kemaren. Entah ini khas Magelang atau bukan, tapi yang jelas aku lihat di beberapa penjual jajanan di pasar Tukangan..jenis martabak gurihnya cara melipatnya seperti ini. Unik..kan teman-teman. Jadi sampai dingin masih tetep kriuk dan nggak lembek martabaknya bagian sisi luarnya. Waktu aku coba, isian telurnya juga keset nggak basah. Akhirnya aku modif sedikit isiannya seperti martabak gurih biasa, tapi aku tambah sedikit tepung beras, jadi ketika di goreng lebih keset isian telurnya.

Rasanya itu enak banget..kriuk luar bagian kulitnya, masih awet hingga dingin. Cobain yuk teman-teman..ini kreasiku aja sich..niru-niru martabak lipat ala pasar Tukangan Magelang. Tapi idenya boleh juga lho..misal untuk snack atau di jual untuk usaha mungkin..kan bentuknya beda, pasti lebih menarik perhatian..:D. Bahannya murah meriah..membuatnya cepat dan mudah...jadi cocok nich buat usaha snack rumahan.

Martabak Ala Pasar Tukangan

Bahan :
10 lembar kulit lumpia siap pakai
2 butir telur
4 batang daun bawang, iris halus
1 sendok makan tepung beras
1/4 sendok teh kaldu ayam
1/8 sendok teh merica bubuk
1/8 sendok teh gula pasir
Sedikit garam jika perlu

Cara Membuat :
Kocok lepas telur dan tepung beras hingga rata, beri semua bumbu, masukkan daun bawang, aduk rata. Jika mau koreksi rasa, goreng sedikit isian, cicipi rasanya udah pas belum gurihnya.
Ambil selembar  kulit lumpia, beri isi satu sendok makan adonan telur di tengah. Lipat jadi setengan lingkaran, lipat lagi jadi bentuk segitiga, jadi isian berada di tengah. 
Tekan-tekan pinggiran agar nggak keluar isian telurnya.
Masukkan ke minyak panas, goreng hingga matang dan renyah luarnya.
Sajikan hangat..yummy..!


Sumber http://www.diahdidi.com

Related Posts