Laporkan Penyalahgunaan

Barongko


Alhamdulillah masih bisa posting satu menu give away lagi sebelum mudik. Aku jadinya besok mudiknya..soalnya ternyata tukang yang kerja di rumah..baru bisa selesai hari ini..ngerjain renovasi taman belakangnya. Ya udah, selesaikan dulu aja sekalian. Sekalian tukang satunya juga udah sembuh dari sakit, jadi ada yang jaga rumah dech selama kami pergi. Yodha udah heboh minta liburan..hihi..maaf ya Kak..telat..:)

Menu kali ini jajanan dulu ya teman-teman..yaitu Barongko. Sebenernya aku dulu pernah buat Barongko, nyontek resep dari majalah. Tapi belum puas sama hasilnya. Jadi begitu dapat kiriman resep dari mba Nina..dan resepnya beda tehnik, langsung penasaran dech pengen coba. Kata mba Nina..resep ini merupakan resep andalan Tante beliau, Ibu Rusti. Wah..makasih resepnya ya mba Nina..dan Bunda Rusti...akhirnya saya bisa membuat Barongko yang pas seseuai selera. Setelah aku coba...rasanya enak..pas lembut dan manisnya. Suka-suka..apalagi jika sudah masuk kulkas, Makk nyesss seger...!

Menu ini cocok untuk menu Balita juga kali ya..ntar kalau dapat jatah bikin snack untuk Pos Yandu lagi mau tak buatin ini aah..santan ganti susu bisa kali ya.kalau buat balita..hihi. Kalau buat orang tua..santan lebih enak dan gurih. Kata mba Nina, agar penampilan Barongko cantik, nggak kisut daun pembungkusnya itu triknya, jangan terlalu lama di kukus, cukup 15 menit. Tadi aku coba, beneran sipp..warna daunnya masih sipp dan bungkusannya masih kokoh, nggak kisut. Terus adonan juga matang sempurna..lembut..karena adonan memang cair. 



Agar citarasa barongko harum dan legit, pakai pisang kapok yang benar-benar matang ya teman-teman, buang bagian hitam tengahnya agar warna Barongkonya cantik. Kalau beli di pasar pisang yang kedalon ( matang banget ) begini biasanya malah dapat diskon lho..hihi. Jadi bisa lebih hemat kalau mau buat Barongko ini. oke..selamat mencoba ya teman-teman..dan selamat  liburan menyambut tahun baru ya..:) 

Ini dia resep Barongkonya..aku copiin dari resep mba Nina ya..:) Kalau mba Nina sendiri asalnya Kendari. Kata Beliau di Kendari sana Barongko ini selalu ada di pesta adat atau sebagai dessert di rumah makan.

"BARONGKO"

1 Sisir Pisang Kepok yg matang sekali 
4 butir Telur 
2 gelas santan matang 
2 helai daun pandan 
1/2 sdt garam 
1/2 sdt vanila 
1 gelas gula Daun Pisang dan tusuk gigi untuk membungkus 

Cara Membuat : 
1. Masak santan dengan garam dan daun pandan, biarkan hangat
2. Potong pisang, buang biji-biji ditengahnya, yang dipakai hanya daging putihnya saja
3. Blender pisang, santan, gula dan telur 
4. Tambahkan vanila 
5. Bungkus daun, dan kulus +/- 15 menit.

 *tips*: 
1. Jangan terlalu lama mengukus, agar daun terlihat cantik, tidak keriput. 
2. Daun bisa disiapkan 1 hari sebelumnya dan dipotong-potong atau dijemur agar layu
3. Gunakan pisang kepok yang benar benar matang agar hasil akhirnya manis

Tips ke empat dari mba Nina itu cara membungkusnya..tapi karena aku belum mudeng ( ngerti ) juga, nggak aku tulis ya, daripada nanti ada pertanyaan aku juga malah bingung jawabnya. Akhirnya kalau aku, aku bungkus tum biasa aja..hihi.



Sumber http://www.diahdidi.com

Related Posts