Laporkan Penyalahgunaan

Oseng kates Ndeso...^^



Lagi kangen oseng kates nich daku teman2..gara2 pohon pepayaku roboh beberapa bulan yang lalu kena angin..karena kebanyakan buahnya..hihi. Akhirnya jadi jarang nyayur kates lagi. Padahal biasanya ya sering banget karena aku suka sekali pepaya muda ini..enak di masak apa aja..di jangan pedes, sambel goreng kates, di brongkos..dan di oseng versi ndeso kayak gini...dll. Di oseng sama daun so dan tempe semangit...enak banget lho teman2. Menu oseng kates ini kalau di tempatku di Yogya udah jadi menu harian hampir di banyak rumah kayaknya. Karena apa..? Murah meriah..karena bahannya ndak usah beli..cukup ambil di kebun. Jika tidak punya pohon kates pun orang bisa minta ke tetangga gratis..hihi..karena tanaman pepaya ini mudah sekali numbuh dan biasanya di pekarangan rumah ya pada punya sendiri2. Dan di semarangpun aku kemaren ada satu pohon *tukulan* sendiri ( nggak di tanem ) eh kok numbuh lebat dan buahnya nggak habis2..ampe puluhan kali ya..soalnya memang jenis pepaya sayur yang kecil2. Sayangnya pas musim angin kencang kemaren roboh dech pohonnya kebanyakan buah...huhu..akhirnya sekarang kalau mau nyayur kates atau pepaya muda ini ya musti beli di pasar..hihi...1 biji dua ribu.

Sayur kates kalau ala ibuku nggak di serut kayak di Semarang sini..tapi di cacah pakai pisau. Caranya..pepaya muda di kupas dulu dan di cuci bersih, lalu di cacah cacah lurus dulu pakai pisau membentuk garis2..habis itu tinggal di sayat memanjang..anti menghasilkan cacahan pepaya muda yang nggak beraturan...dan agak tebal2..jadi nggak mudah hancur ketika di masak, tapi ..kalau males cacah mencacah ya di serut juga boleh ..atau di potong2 korek api kayak labu siam teman2. Oseng kates ini selain pakai daun so..enak juga pakai kulit melinjo atau bunga melinjo..jika suka. Tapi yang paling sering aku ya pakai daun so..aromanya itu lho..bikin oseng kates jadi tambah enak. Biar makin sipp aku tambahin ebi juga untuk bumbunya..hemm ya tambah enak lah.

Oh ya..kalau yang versi ndeso banget gitu..oseng kates ini di masak sampai overcook..hihi..istilah bahasa Jawanya..*diasatke*..atau di keringkan airnya..jadinya ndak ada kuahnya sama sekali..kadang2 sampai ada aroma gosong dikit2 karena terus di gongseng di wajan walau udah habis airnya..eh malah enak tapi..tapi jangan gosong beneran ya teman2..hihi. Tadi aku bikin separo aku *asatke*..jadi warnanya jadi lebih kecoklatan dan pepayanya jadi lebih lembut. Ketika airnya sudah habis, lanjutkan terus menggonseng atau mengaduk sayur pepayanya di atas kompor..wah aromanya jadi sedap sekali pas saat2 tersebut. Yodha yang lagi nonton tivi tadi , karena pulang cepat karena ujian..langsung lari ke dapur..dan bilang.." Bau enak dan harum apa ini mi ? "...hihihi..padahal ya habis makan dia. Aku bilang.."Oseng pepaya Kak..mauuu ?"..Terus Yodha bilang sambil lari masuk ke dalam lagi.." Ohhh..nggak jadi dech..kirain mami masak apa kok baunya enak "..hahaha..ketipu ya Kak..^^

Kayak gini nich yang versi overcook oseng katesnya teman2..^^

Oseng Kates

Bahan :
1 buah kates / pepaya mengkal ukuran sedang
50 gram daun melinjo
1 potong tempe semangit 
Ebi 1 sendok makan, rendam air panas hingga mekar, biarkan utuh
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1/2 sendok makan gula merah ( sesuai selera )
1 sendok teh kaldu sapi bubuk ( jika suka )
Garam sesuai selera
Kecap sesuai selera (  jika suka )
Air kira2 100 ml

Bumbu iris tipis :
6 buah bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah
5 buah cabai rawit merah ( sesuai selera )

Cara membuat :
Tumis bawang merah dan bawang putih hingga matang dan harum, masukkan cabai dan ebi aduk hingga cabe layu. Masukkan pepaya, aduk hingga layu, lalu masukkan semua bahan dan bumbu2 lain. Tutup rapat dan masak hingga bumbu meresap dan pepaya empuk..sambil sesekali di aduk dan koreksi rasa sebelum kuah menyusut.
Sajikan dengan nasi hangat.




Sumber http://www.diahdidi.com

Related Posts