Laporkan Penyalahgunaan

Keripik Kulit Ayam


Pas lagi baca2 salah satu tabloid kuliner yang sering meliput usaha2 kuliner sukses, di edisi tersebut lagi mengulas tentang usaha berbagai olahan keripik di Bandung. Hemm...jadi salut dech..Bandung memang nggak ada matinya..soal olahan kuliner dan trend2 makanan baru. Biasa..selalu heboh..walau kadang ujung2nya ya hilang pamornya..hihi. Masih ingat nggak keripik singkong pedas berlevel yang bikin heboh beberapa waktu lalu teman2..saking penasarannya aku sampai minta ponakan ngirimin..dan ternyata..jauh dari yang diharapkan rasanya..hihi..cuma keripik singkong yang mbeling..( keras ) dan penuh penyedap rasa rasanya. Masih enakan juga keripik singkong kemasan buatan pabrik yang 3 ribuan itu..hihi.

Nah..sekarang ini..banyak juga trend keripik baru di Bandung..di antaranya keripik opak Sio***..yang katanya omzetnya sampai 500 jutaan perbulan..di sebutin lho..sama pemiliknya di tabloid..dan keuntungan bersih perbulan bisa sampai 300 juta...keren yach..udah kayak pengusaha aja..hihi. Tapi ya nggak tau bener apa nggak..itu cuma yang aku baca di tabloid tersebut. Terus ada satu lagi..keripik kulit ayam Ngep****..nah yang ini..masih skala kecil..katanya untungnya baru 10 jutaan perbulan...mungkin masih baru. Jadi...bisnis kuliner di Bandung memang menggiurkan ya teman2..makannya banyak bermunculan kreasi snack2 baru yang kreatif dan variatif di Bandung. Yang aku salut sich..kreatifitas mereka menciptakan nama2 seru..promosi yang heboh..dan packaging mereka di buat menarik ya,.jadi itu juga yang jadi daya jual. Dan di dukung juga oleh terkenalnya wisata di Bandung. Tapi..salut dech..apapaun itu untuk kreatifitas para anak muda di Bandung..soal kuliner..karena kebanyakan mereka masih berusia muda lho teman2.

Nah..dari kedua keripik tersebut..aku jadi tertarik untuk mencoba membuat sendiri di rumah..pilihan jatuh ke keripik kulit ayam. Tapi tak liat resep yang punya pengusaha keripik terebut di tabloid..aku kurang sreg..jadi pakai resep ala aku sendiri. Aku kurang sregnya..memang produk2 mereka memakai peyedap rasa vetsin ternyata...di sebutin dengan jelas lho di ulasan bahan2nya di tabloid tersebut. Kalau aku lebih suka pakai kaldu bubuk..dan itu juga cuma sedikit. Vetsin dan kaldu bubuk beda, kalau kaldu bubuk itu dari daging yang di jadikan pati di tambah bumbu2 rempah2..jadi rasa gurihnya lebih alami..tidak se eneg kalau vetsin. Walau kaldu bubuk ya pakai sedikit penguat rasa juga mungkin..tapi rasa gurih dominan tetep dari dagingnya. Jadi kenapa nggak pake itu saja ya..para pengusaha itu..sekedar saran sich..^^

Oke dech..mungkin teman2 ada yang mau berbisnis keripik juga,...yukk di coba2..siapa tahu bisa nemuin resep istimewa sendiri juga,..kali ini aku mau share resep keripik kulit ayam ala aku aja ya..:
Keripik Kulit Ayam 

Bahan :
500 gram kulit ayam
1 sendok teh kapur sirih, larutkan dengan air secukupnya.
2 siung bawang putih
Garam secukupnya untuk merendam
Haluskan bawang putih, beri sedikit garam dan air, lalau balurkan ke kulit ayam. Diamkan hingga bumbu meresap sekitar 15 menit, tiriskan.

Bahan pelapis :
100 gram tepung terigu protein tinggi 
2 sendok makan tepung tapioka / tepung beras
1 senok teh kaldu ayam bubuk
1/4 sendok teh merica bubuk

Cara membuat :
Bersihkan kulit ayam, buang bagian lemak2nya, cuci berulang kali hingga tidak amis. Setelah bersih di timbang jadi sekitar 400 gram, rendam dengan air kapur sirih secukupnya selama 1 jam, lalu cuci bersih kembali berulang2.
Panaskan minyak goreng cukup banyak, lumuri kulit ayam dengan tepung pelapis sambil di tekan2 agar tepung menempel rata di semua bagian kulit ayam, goreng dengan api sedang hingga kering dan renyah. Simpan di toples ketika sudah dingin. *Tapi..jangan tanya..tahan sampai berapa lama ya keripik kulit ayam ini..teman2..karena kalau di rumahku nggak tahan sampai dua jam hihi..udah langsung habis dari toples kemaren sore..hihi..lha Yodha dan papinya suka je..aku juga..karena..enak..gurih dan kriuk2..renyah..^^

Note :
Ini aku sertakan resep dari pengusaha keripik kulit ayam yang aku ulas di atas ya teman2..siapa tahu bisa buat inspirasi juga untuk usaha rumahan ..^^





Sumber http://www.diahdidi.com

Related Posts